Pantas e-Sport Indonesia ga maju, ini salah satu buktinya

Pantas e-Sport Indonesia ga maju, ini salah satu buktinya

Seperti yang kita ketahui e-Sport di Indonesia memang sudah dianggap keberadaannya salah satu contohnya dengan dibentuknya IeSPA tapi pernahkah terbesit dipikiran kalian mengapa Indonesia belum bisa mengibarkan benderanya di luar sana ?

Artikel ini saya tulis bukan bermaksud untuk menjatuhkan apalagi menghina team ataupun gamer yang ada di Indonesia. Ini hanya sebuah pikiran kritis saya yang saya rasakan sendiri bagaimana mirisnya gamer Indonesia. Dengan catatan bukan semua gamer Indonesia keadaanya seperti ini ya karena saya yakin banyak gamer Indonesia yang pikirannya rasional dan sikapnya profesional.


Pantas e-Sport Indonesia ga maju, ini salah satu buktinya

MOBA kok analog

MOBA kok 1 lane, emang mau ngedrag ?

Buat para penikmat game MOBA Indonesia mungkin sudah tidak asing dengan candaan seperti ini ya dan saya rasa tidak perlu menunjukan screen capturenya. Sebenarnya hal ini tidak terlalu penting untuk saya karena memang tidak ada esensinya sama sekali akan tetapi saya dapat memilih untuk diam dan tidak peduli atau menulis artikel ini dengan harapan gamer Indonesia dapat menjadi lebih dewasa. Karena dunia membutuhkan pahlawan hehe.

Lalu apa sih itu MOBA sebenarnya ?

Multiplayer online battle arena (MOBA), also known as action real-time strategy (ARTS), is a genre of strategy video gamesthat originated as a subgenre of real-time strategy, in which a player controls a single character in one of two teams. The objective is to destroy the opposing team's main structure with the assistance of periodically spawned computer-controlled units that march forward along set paths. Player characters typically have various abilities and advantages that improve over the course of a game and that contribute to a team's overall strategy. MOBA games are a fusion of action gamesrole-playing games and real-time strategy games, in which players usually do not construct either buildings or units. ( source: wikipedia).


Dari definisi diatas dapat kita lihat sendiri jelas MOBA sama sekali tidak diklasifikasikan berdasarkan control system ataupun map design. Dan yang harus digaris bawahi ialah real-time strategy games.

Jadi sungguh tidak masuk akal apabila kita mempermasalahkan persoalan MOBA tapi yang tidak ada sangkut pautnya dengan MOBA itu sendiri dan parahnya lagi sampai kita saling menghina dengan player lain.

Lalu apa hubungannya dengan e-Sport ?

Hubungannya bukan berarti persoalan ini terkait langsung dengan persoalan e-Sport namun ini ada hubungannya dengan gamer Indonesia itu sendiri.

Banyak dari gamer mempermasalahkan bahkan saling mencela dan memperdebatkan sesuatu yang tidak penting. Inilah yang saya khawatirkan apabila kondisi ini terus terjadi pada gamer Indonesia. Karena jika keadaan ini terus terjadi tentu gamer Indonesia akan sulit berkembang menjadi gamer yang profesional. Jika sudah begini apakah Indonesia pantas menjadi negara eSports terpandang ? Selayaknya sebagai seorang gamer mau di game manapun kita harusnya menjaga apa itu fair play dan bagaimana menghargai dengan sesama pemain.

Jika adanya kedewasaan diantara para player sudah semestinya mereka akan memiliki sikap yang profesional dan tentu mereka pantas menjadi atlit e-Sport yang berkualitas.

Dengan demikian semakin banyaknya player yang punya kompetensi yang baik dan sikap yang profesional, maka semakin banyak pula lahirnya team-team yang berkualitas dan menciptakan atmosfir gamer Indonesia yang kompetitif namun juga berkualitas sehingga kita siap untuk bersaing dengan Negara di luar sana untuk mengibarkan bendera Indonesia.


#GoEsportsIndonesia








Rekomendasi

Main game, terus tidur, lanjut nge-game lagi


EmoticonEmoticon